renjanaberkata
Bacaan Umum

Segera Antisipasi, Gangguan Kesehatan Ini Sering Melanda Traveler yang Sering Naik Pesawat

Segera Antisipasi, Gangguan Kesehatan Ini Sering Melanda Traveler yang Sering Naik Pesawat - renjanaberkata.com

PESAWAT terbang jadi sarana transportasi ini dinilai sangat efektif untuk sampai di tempat tujuan dengan cepat. Meskipun, harganya mahal tapi transportasi yang satu ini sangat digandrungi oleh masyarakat karena bisa menghemat banyak waktu ketimbang menggunakan jalur darat maupun laut.

Naik pesawat bukan berarti Anda tidak memiliki risiko. Banyak hal yang bisa saja terjadi pada tubuh Anda akibat adanya perbedaan tekanan saat dalam perjalanan di udara. Apalagi jika Anda sedang dalam kondisi yang tidak fit maupun adanya kesalahan saat melakukan penerbangan.

Melansir dari VT, Sabtu (17/11/2018), Okezone akan membahas mengenai enam efek yang bisa terjadi pada tubuh Anda saat melakukan penerbangan.

Sakit punggung

Di tempat senyaman apapun, jika Anda, duduk untuk waktu yang lama dengan postur yang buruk dapat menyebabkan masalah punggung. Tapi, jika Anda menjaga diri Anda dalam posisi yang benar, Anda dapat terhindat dari cedera jangka panjang. Cobalah untuk duduk, dengan bahu lurus ke belakang dengan kedua kaki rata di lantai.

Hindari menyilangkan kaki atau memutar tulang belakang dan cobalah untuk bergerak setidaknya sekali dalam satu jam di penerbangan. Berjalan naik dan turun di lorong atau melakukan peregangan bisa membuat perbedaan besar.

Mual

Penurunan tekanan udara pada penerbangan dapat menyebabkan Anda merasa pusing, mual atau sakit kepala. Ditambah lagi, udara di kabin didaur ulang dan kurang lembab, membuat Anda merasa lebih dehidrasi daripada biasanya.

Deep Vein Thrombosis (DVT)

DVT adalah kondisi yang cukup serius yang dapat mempengaruhi manusia, khususnya orang tua atau wanita hamil saat bepergian atau duduk diam untuk jangka waktu yang lama. Penyakit ini menyebabkan rasa sakit dan bengkak di kaki dan, jika tidak ditangani, dapat menyebabkan emboli paru. Untuk mencegah pembengkakan berlebihan di kaki Anda, pastikan untuk tetap bergerak. Jika tak memungkinkan, cobalah gerakkan kaki Anda ke atas dan ke bawah dan ke samping.

Kembung

Penurunan tekanan kabin di ketinggian dapat menyebabkan gas di perut Anda membesar, membuat Anda merasa kembung dan tidak nyaman. Jika Anda ingin menghindari ini, cobalah untuk tidak mengkonsumsi minuman bersoda sebelum naik dan jauhi makanan yang Anda tahu menyebabkan kelebihan gas. Minum banyak air putih atau teh peppermint juga dapat membantu mengurangi kembung.

Jet Lag

Jet lag mungkin tampak seperti tidak terhindarkan, namun efeknya bisa cukup serius seperti masalah ingatan, sembelit, gangguan pencernaan. Tetap terhidrasi sangat penting untuk mengurangi efek jet lag, dengan minum banyak air.

Mabuk yang bertambah parah

Tekanan rendah dan udara kering di kabin, mungkin akan membuat Anda merasa lebih mabuk dari biasanya. Jadi usahakan Anda sedang tidak dalam keadaan sakit maupun habis mengonsumsi alkohol sebelum melakukan penerbangan.

Tags
Menampilkan lebih banyak

Artikel terkait

Back to top button
Close