Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Rp 14.009 Per Dollar As
gambar rupiah dan dollar
Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Rp 14.009 Per Dollar As
Gambar rupiah dan dollar

Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Rp 14.009 Per Dollar As – Dibanding Data Penutupan Kemarin Hari Ini Rupiah Melemah

JAKARTA, Renjanaberkata.com – Rupiah pagi ini dibuka melemah pada awal pembukaan pasar spot Jumat (8/11/2019). Dari data Bloomberg, rupiah pagi ini dibuka Rp 14.009 per dollar AS melemah 0,14 persen atau 20 poin dibanding penutupan sore kemarin Rp 13.995 per dollar AS.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede memproyeksikan pergerakan rupiah cenderung terdorong sentimen global. Ia mengatakan sepanjang hari ini pergerakan mata uang Asia akan menguat setelah nilai mata uang dollar AS terkoreksi di penutupan spot mata uang global.

Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Rp 14.009 Per Dollar As
Gambar penurunan rupaih

Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Rp 14.009 Per Dollar As – Penurunan Atau Koreksi Nilai

“Penurunan atau koreksi nilai mata uang AS, mendorong mata uang rupiah mendapat sentimen positif,” kata Josua kepada Kompas.com, Jumat (8/11/2019). Josua juga menyebutkan bahwa sentimen global akan terus mendorong penguatan beberapa mata uang di negara Asia.”Kalau proyeksinya hari ini dengan kondisi sentimen global, masih mensupport mata uang di Asia,” jelas Josua.

Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Rp 14.009 Per Dollar As – Yuan China Melemah

Yuan China melemah 0,01 persen di angka 6.976 per dollar AS. Dollar Singapura melemah 0,13 persen di angka 10.358 per Dollar AS. Sedangkan Yen Jepang menguat 0,05 persen ke angka 109 per Dollar AS.Lebih lanjut Josua memproyeksikan pergerakan rupiah sepanjang hari ini berada di angka Rp 13.940 per dollar AS sampai dengan Rp 14.050 per dollar AS.

Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Rp 14.009 Per Dollar As
gambar kenaikan dollar

Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Rp 14.009 Per Dollar As – Kemarin Sempat Menguat

JAKARTA. Renjanaberkata.com – Mata uang rupiah menguat terhadap dollar AS pada penutupan spot Kamis (7/11/2019). Rupiah ditutup menguat 20 poin atau 0,14 persen di angka Rp 13.995 per dollar AS dibandingkan penutupan kemarin di angka Rp 14.015 per dollar AS.

Analis Panin Sekuritas, William Hartanto menyebutkan bahwa penguatan rupiah dipengaruhi sentimen eksternal terkait negosiasi dagang AS dan China.
“Rupiah menguat karena mendapat sentimen positif dari AS yang mencabut tarif sehingga mata uang Asia menjadi menarik kembali,” kata William kepada Kompas.com.

Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Rp 14.009 Per Dollar As – Presiden China Meminta Untuk Menurunkan Tarif Produk China

Sebelumnya presiden China Xi Jinping meminta presiden Amerika Serikat untuk menurunkan tarif produk China sebagai bentuk kesepakatan negosiasi dagang keduanya. Ini disampain Xi usai rencana pertemuan di Chili gagal pada bulan ini.
Namun demikian keduanya sepakat untuk menandatangani kesepakatan negosiasi dagang pada akhir Desember 2019. Lokasinya pertemuan diperkirakan ada di sekitar London.

Sepanjang hari Rupiah tampak lesu dan sempat mengalami penguatan tertinggi pada angka Rp 13.995 per dollar AS dan pelemahan terendah menyentuh angka Rp 14.043 per dollar AS. Namun di sesi akhir Rupiah berhasil terkoreksi menguat hingga penutupannya.

Adapun mata uang Asia yang melemah adalah mata uang Yen Jepang yang melemah 0,24 persen di angka 109 per dollar AS.
Dua mata uang Asia lainnya yang menguat antara lain mata uang yuan China 6.971 per dollar AS menguat 0,34 persen dan dollar Singapura di angka 1.356 per dollar AS atau 0,24 persen.

Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Rp 14.009 Per Dollar As
gambar dollar
Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Rp 14.009 Per Dollar As – Rupiah Pada Tanggal 6 November

JAKARTA, Renjanaberkata.com – Rupiah pada perdagangan di pasar spot, Rabu sore (6/11/2019) melemah hingga menembus level Rp 14.000 per dollar AS. Data Bloomberg menunjukkan, rupiah berada di posisi Rp 14.022,5 per dollar AS atau melemah 0,38 persen dibandingkan penutupan kemarin Rp 13.969 per dollar AS.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto menyebutkan bahwa pelemahan rupiah ini masih di batas wajar karena masih menguji level. Pengujian level ini dilakukan dalam analis teknikal sebelum memulai trend baru. “Saat ini rupiah bergerak dalam range Rp 14.000 per dollar AS sampai Rp 14.200 per dollar AS. Sebelum membentuk trend baru, level Rp 14.000 atau 14.200 harus dilewati,” kata William kepada Kompas.com, Rabu (6/11).