USIA pacaran nampaknya tidak menentukan kelangengan hubungan seseorang. Hubungan yang sudah dijalani bertahun-tahun bersama pasangan ternyata tidak menjadi pegangan bahwa kalian akan tetap bersama.

Ada beberapa hal yang menyebabkan pacaran lama tapi pada akhirnya putus. Nah, apa saja ya sebenarnya penyebab berakhirnya sebuah hubungan yang ‘katanya’ langgeng ini?

Tentu saja, ada beberapa hal yang sangat mendasar yang akhirnya membuat Anda untuk melepaskan diri dari hubungan ini. Walaupun pastinya terdapat pertimbangan bahwa Anda sudah bersama dengan pasangan selama bertahun-tahun, ternyata alasan ini lebih kuat dibandingkan waktu yang sudah dilalui bersama.

Menurut Rhonda Milrad, LMSW, seorang pakar hubungan asmara, hubungan yang langgeng juga mesti fleksibel alias luwes. Hal ini diperlukan karena sebuah hubungan dibentuk dari dua orang yang berbeda.

Walaupun sebagai satu kesatuan, tentu mereka tidak melupakan kepribadiannya yang pastinya berbeda satu sama lain. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah ruang untuk setiap orang supaya bisa mengembangkan dirinya sendiri.

Jadi apa saja yang mungkin bisa menyebabkan kandasnya hubungan pacaran yang sudah kadung lama?

1. Memiliki tujuan yang berbeda

Pasangan yang memiliki tujuan yang berbeda tentu saja masih bisa menjalankan hubungannya dengan baik. Akan tetapi, perlu diingat bahwa ketika Anda dan pasangan tidak memiliki tujuan yang sama dalam hubungan ini, misalnya tidak sependapat tentang ‘akhir’ hubungan kalian bedua.

Anda menginginkan pernikahan, sementara pasangan tidak. Hal tersebut bisa menghancurkan hubungan Anda. Tidak memiliki tujuan yang sama sebenarnya tidak apa-apa, tetapi cobalah dipikir kembali apakah Anda dan pasangan akan terus menerus bertengkar seputar masalah ini dan bertahan dalam hubungan yang tidak sehat?

2. Tidak setia

Siapa sih yang ingin diselingkuhi oleh orang tercinta? Nah, ketidaksetiaan pun dapat menghancurkan sebuah hubungan yang kuat dan telah berlangsung lama.

Walaupun sebenarnya ada kemungkinan masih bisa diperbaiki, tentu saja luka tersebut tidak akan pernah sembuh. Dibutuhkan waktu, kesabaran, dan dukungan untuk melalui hal itu semua agar dapat memaafkan pasangan.

Bagi sebagian orang, berselingkuh merupakan tindakan yang tidak bisa ditoleransi dan jalan keluarnya adalah berpisah. Salah satu dasar hubungan yang sehat adalah kepercayaan. Jika elemen penting ini dirusak saat pacaran, sulit sekali untuk mempertahankan hubungan itu.

3. Kurang percaya diri

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kurangnya kepercayaan diri pada seseorang dapat berdampak buruk pada kisah asmaranya. Pada saat Anda merasa tidak puas terhadap diri sendiri, rasa tidak aman tersebut ternyata bisa memengaruhi sikap Anda kepada pasangan Anda.

Biasanya, orang yang kurang percaya diri merasa terancam dengan kehidupan pasangannya yang terlihat lebih sukses. Kondisi ini akhirnya memunculkan rasa cemburu hingga rasa takut bahwa pasangan akan meninggalkan Anda. Nah, rasa takut tersebut bisa saja membuat Anda lebih mengontrol pasangan Anda sehingga rasa posesif pun muncul.

Jika Anda merasa kurang percaya diri atau justru merasa pasangan Anda yang memiliki rasa itu, maka sebaiknya diskusikan dengan baik. Dengan diskusi seputar hal ini, Anda berdua akan merasa didukung oleh satu sama lain. Jangan sampai sudah pacaran lama Anda berdua putus hanya karena tidak terbuka dan merasa minder dengan pasangan.

4. Tidak begitu intim

Keintiman sering diartikan sebagai refleksi dari hubungan yang akrab dan dekat. Oleh karena itu, keintiman sangatlah diperlukan dalam percintaan Anda dengan pasangan. Poin ini sangat penting karena dapat membangun fondasi yang begitu kuat bagi mereka yang sudah melalui waktu yang cukup berat.

Jika Anda dan pasangan merasa kurang intim padahal sudah menjalani hubungan yang cukup lama, tentu saja bisa menjadi faktor berakhirnya ikatan tersebut. Anda atau pasangan tidak merasa mempercayai satu sama lain karena kurangnya keintiman tadi. Nah, penting sekali untuk menjaga elemen ini agar hubungan Anda tetap bertahan lama.