PARA orang tua mungkin termasuk, ibu, ayah, kakek, dan nenek Anda, mungkin tidak lagi mendapatkan cairan seperti orang kebanyakan? Masalah ini bukan disebabkan karena mereka malas minum, namun karena mereka tidak merasa haus meskipun tubuh mereka membutuhkan cairan.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Menurut penelitian yang telah dipublikasikan di Journal of Gerontology mengungkapkan bahwa rasa haus pada orang tua tidak bisa menjadi “panduan” yang baik untuk melihat atau mengukur kebutuhan minum kakek atau nenek Anda.

Meskipun hal yang sama berlaku pada kita yang masih muda. Namun, para orang tua tidak merasa haus meskipun tubuh mereka kekurangan cairan. Sensasi rasa haus semakin berkurang seiring bertambahnya usia mereka.

Penelitian yang dilakukan oleh University of East Anglia di Norwich, Inggris, seperti yang dilansir dari Health Central menemukan bahwa hal ini berkaitan dengan fungsi ginjal.

Ginjal berfungsi “memantau” dan mengendalikan keseimbangan air dalam tubuh, serta memastikan bahwa jaringan tubuh menerima air yang cukup agar dapat bekerja dengan baik.

Ginjal bereaksi terhadap perubahan level air dalam tubuh sepanjang hari. Hal ini karena ginjal adalah kunci dalam pemecahan kimia urin. Ketika asupan air dalam tubuh berkurang, fungsi ginjal ini akan menyesuaikan diri dengan berinisiatif menyimpan air yang tersisa dalam tubuh, bukan membuangnya.

Namun, fungsi ginjal para orang tua untuk menyeimbangkan air perlahan berkurang seiring bertambahnya usia. Sedangkan menurut penelitian yang dilakukan oleh Gary Egan, seorang profesor ahli pencitraan neuro di University of Melbourne menemukan bahwa hal ini disebabkan karena lemahnya sinyal tubuh kakek dan nenek Anda untuk merasakan haus meskipun kekurangan cairan.

Seiringnya bertambahnya usia, otot perut para orang tua ini semakin lemah. Jadi, meskipun mereka hanya minum atau makan sedikit makanan, perut mereka mengembang lebih besar tidak berbanding lurus dengan asupan makanan atau minuman yang mereka masukkan ke dalam mulut. Hal ini menyebabkan mereka terkadang tidak merasa haus, dan lapar karena merasa masih kenyang.

Penelitian ini yang telah dipublikasikan di Journal Proceedings of the National Academy of Sciences ini juga menemukan bahwa sinyal tenggorokan para orang tua ini kurang sensitif semakin bertambahnya usia untuk merasakan haus, sehingga mereka tidak merasa haus lagi.

Jika Anda merawat orang tercinta Anda yang sudah lanjut usia, pastikan Anda memerhatikan minumnya. Jangan biarkan ia minum jika hanya ingat ia belum minum air putih hari ini. Kebutuhan asupan cairan tentu berbeda dengan Anda yang masih muda. Jangan pernah memaksa mereka untuk minum delapan gelas per hari.

Menurut penelitian yang telah dilakukan oleh University of Wisconsin-Madis seperti yang dilansir dari WebMD minum delapan gelas per hari untuk orang tua justru berbahaya.

Jika saat masih muda tubuh kita kira-kira mengandung 70 persen air, para orang tua ini tubuhnya hanya mengandung 55 persen air. Air di dalam tubuh kita berkurang semakin bertambahnya usia, hal ini menjelaskan kenapa kebutuhan cairan bisa berbeda-beda.

Jika saat masih muda tubuh kita kira-kira mengandung 70 persen air, para orang tua ini tubuhnya hanya mengandung 55 persen air. Air di dalam tubuh kita berkurang semakin bertambahnya usia, hal ini menjelaskan kenapa kebutuhan cairan bisa berbeda-beda.

Menurut The Association of UK Dietitians kebutuhan asupan cairan untuk para orang tua ini adalah 2.000 ml untuk pria, dan 1.600 ml untuk wanita. Anda bisa membuat jadwal minum para orang tua dan membaginya ke dalam beberapa gelas untuk diminum dalam sehari.

Untuk memudahkan Anda, tempel jadwal minum di tempat yang paling sering Anda lewati misalnya kulkas. Beri tanda sudah berapa gelas orang tersayang Anda minum, jangan menunggu dia haus. Hal ini sangat bermanfaat untuk menghindari dehidrasi.