Belakangan berbagai brand busana pakaian dalam mulai menghargai tubuh asli wanita dan menunjukkan keberagaman dengan menampilkan model ‘tak sempurna’. Hal serupa juga dilakukan sebuah brand pakaian dalam Lonely. Merek itu menampilkan seorang wanita berusia 58 tahun yang bahkan difoto tanpa edit untuk katalog.

Adalah Mercy Brewer yang dikenal sebagai salah satu model berusia matang. Sebelumnya, wanita yang tinggal di Selandia Baru itu sudah pernah melakukan sesi pemotretan dengan brand lingerie lain di umurnya yang tak lagi muda. Tak kalah dengan model-model muda, nenek cantik tersebut pun terlihat menawan ketika memperagakan pakaian dalam.

Mercy sendiri adalah wanita asal Skotlandia yang sudah berprofesi sebagai model dari era 80an. Ia pun pernah bekerja sama dengan model-model kenamaan, seperti Kate Moss dan Naomi Campbell. Beberapa waktu lalu, wanita yang membiarkan rambutnya memutih alami itu juga tampil di runway New Zealand Fashion Week.

Meski senang bisa dipilih menjadi model di usia yang tidak muda, Mercy sempat terkejut dengan reaksi sejumlah orang ketika melihatnya di panggung peragaan. “Aku sudah di-book untuk sebuah fashion show dan itu adalah acara di tempat terbuka. Ketika aku berjalan, ada beberapa pria muda, mungkin berusia pertengahan 20an. Mereka sedikit mabuk, mereka tertawa,” katanya dalam wawancara Mercy Brewer.

Ia pun mengungkap sempat menerima sejumlah komentar tidak menyenangkan yang menyebutnya ‘nenek’ dan ‘menjijikkan’. Tapi tentu tidak semua orang merespon demikian. Mercy Brewer mengaku jika banyak orang mendukungnya dan model-model yang lebih muda darinya memberikan tepukan ketika dia berjalan. 

Telahmelakukanmodeling sejak era 80n,Mercy mengaku tak merasa perbedaan berarti antara dulu dan sekarang. Namun kini dirinya lebih tidak tertekan karena orang-orang memang memilihnya apa adanya. “Aku tidak khawatir mengenai apakah aku berkerut, apakah bibirku tidak cukup tebal dan seksi seperti mulut wanita muda? Aku adalah diriku sendiri dan itu mengapa aku di-book,”ungkapnya.