Nenek berusia 92 tahun ini sudah menopause, dan suaminya juga sudah meninggal dunia, tapi bagaimana bisa tiba-tiba hamil ?

Dokter pada awalnya mengira nenek ini terkena tumor, namun, tak disangka setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ternyata itu bukan tumor melainkan sesosok janin, dan lebih menakjubkan lagi janin ini telah bersarang lebih dari 60 tahun di dalam perutnya !

Dia sudah 74 tahun menikah dengan suaminya, tapi tidak memiliki anak.

Sampai kematian suaminya, nenek Estela tiba-tiba merasa lemas dan merasa tidak enak badan, lalu ke rumah sakit untuk periksa.

Saat dilakukan pemeriksaan, awalnya dokter mengira bahwa di dalam perut nenek Estela terdapat tumor karena perutnya terlihat membesar.

Saat dilakukan rontgen terhadap perut nenek Estela, para dokter dan tim medis terkejut, karena bukan tumor yang ada di dalam perut nenek Estela melainkan sesosok janin.

Yang lebih mencengangkan lagi, janin itu telah bersarang selama lebih dati 60 tahun di dalam perutnya dan sudah mati.

Untungnya, janin tersebut sudah mengapur sehingga tidak mengancam kesehatannya.

Kondisi yang dialami Melendez dinamakan janin batu (lithopedion).

Lithopedion adalah fenomena langka di mana janin berkembang di luar rahim dan mati. Bayi itu terkalsifikasi di luar untuk melindungi ibu dari infeksi karena jaringan yang mati.

Dalam sejarah kedokteran hanya terjadi ratusan kasus, tapi setelah bersarang puluhan tahun di dalam perut dan tidak terdeteksi juga sangat umum.

Biasanya bayi batu baru ditemukan sekian puluh tahun kemudian, setelah pasien memeriksakan diri karena alasan lain, atau menjalani pemeriksaan yang melibatkan sinar-X.

Sejauh ini, kasus litopedian pertama diketahui pada tahun1528, kala itu, ditemukan bayi perempuan yang membatu selama 28 tahun dari dalam perut jenazah seorang nenek asal Perancis yang berusia 68 tahun kala itu.

Selain itu, tim dokter mengatakan mereka tidak mungkin akan mengeluarkan janin itu karena risiko kesehatan pada seseorang dengan umur seperti nenek Estella.

” Dia sudah terlalu tua” ujar dokter.

Atas temuan ini, nenek Estela merasa sangat sedih. Tidak memiliki anak adalah salah satu hal yang paling disesalinya semur hidup, katanya.

Tak disangka selama lebih dari 60 tahun, baru ditemukan keberadaan bayi. Muda-mudahan nenek tabah dan tidak larut dalam kesedihan.

Meski suaminya telah lama meninggal dunia, tapi yakin dia akan selalu menjaga nenek Estela.