renjanaberkata
Bacaan Umum

Joker: Penyakit di balik tertawa tokoh jahat yang diperankan Joaquin Phoenix

Tentang Karakter Joker

Joker adalah sebuah karakter seorang penjahat super yang diciptakan oleh Bill Finger, Jerry Robinson dan juga Bob Kane. merupakan karakter pertama yang muncul dalam buku komik batman pada tahun 1940, karakter yang kuat terbentuk dan menjadi karakter musuh besar batman pada saat itu.

Di dalam buku komik batman, Joker digambarkan sebagai dalang dari setiap kejahatan, Diperkenalkan sebagai karakter yang psikopat dengan rasa humor yang sadis. biarpun joker diperkenalkan sebagai karakter yang negatif namun hal tersebut justru menjadi popularitas yang positif bagi karakter joker.

Joaquin Phoenix Memperdalam Karakter Joker

Demi memerankan tokoh Arthur Fleck dalam film Joker, Aktor Joaquin Phoenix mengungkapkan bahwa dirinya telah belajar dari orang-orang yang mengalami gangguan tawa patologis, hal tersebut diungkapkan oleh Joaquin Phoenix pada beberapa waktu yang lalu. Joaquin Phoenix mengaku bahwa hal tersebut sangat membantu dirinya dalam pembentukan karakter dalam film yang akan diperankan olehnya.

Tawa patologis yang di pelajari oleh aktor Joaquin Phoenix merupakan salah satu penyakit yang terbentuk dari masalah mental, keadaan tersebut membuat seseorang bisa tertawa atau bahkan menangis sampai tak terkendalikan pada waktu yang tidak menentu dan tidak tepat. para ilmuwan menyatakan bahwa kondisi tersebut terjadi karena kerusakan pada area otak yang berfungsi sebagai pengendali emosi.

Peran Joaquin Phoenix Dalam Film Joker

Joker adalah nama sebutan yang lebih disukai oleh Joaquin Phoenix, dirinya mengungkap bahwa kata-kata tidak bisa keluar dengan mudah, ketika dirinya berusaha untuk berbicara namun yang keluar dari mulutnya adalah tawa yang khas dan tajam serta seperti dipaksakan. hal tersebut benar-benar tidak dapat ia kendalikan.

Ketika pulang dari tempat kerja, Joker menuju ke rumah melalui kereta bawah tanah dengan masih memakai pakaian badut, secara tidak sengaja ia melihat kejadian pelecehan terhadap seorang wanita yang dilakukan oleh tiga orang pria muda. hal tersebut tidak diduga justru membuat nya refleks tertawa.

Baca Juga Artikel Menarik Lain nya : 12 Kata Romantis Ucapan Selamat Ulang Tahun untuk Pacar

Perkelahian Dalam Film Joker

tiga orang pria muda yang melakukan pelecehan terhadap seorang wanita itu melihat joker dan merasa bahwa menertawakan mereka hal tersebut membuat tiga orang pria muda itu marah dan memukuli joker, hal tersebut membuat ia tidak tinggal diam ia kemudian mengeluarkan pistol dari saku nya dan menembak mati para laki laki yang memukulinya.

Joker sadar bahwa dirinya mengalami gejala yang sangat tidak biasa, untuk mengatasi gejala penyakit yang dialaminya, Fleck memakan tujuh macam obat setiap harinya, serta menulis buku harian dan secara rutin melakukan pertemuan dengan para pekerja sosial hal tersebut dilakukan nya dalam upaya agar dirinya bisa bertindak normal dan mengatur emosi dengan stabil.

Kekerasan Akibat Penyakit Yang Tak Wajar

Tetapi penyakit ini jarang terjadi, ahli syaraf baru saja menangani tiga pasien dengan gejala seperti kekerasan, Salah satunya adalah seorang pengacara yang bekerja di dalam ruangan, dan "sebelum sidang dimulai, dirinya harus memperingatkan hakim bahwa ia menderita gangguan penyakit yang tak wajar ini dan kemungkinan bisa secara mendadak menderita serangan, karena stress cenderung menjadi faktor pemicu penyakit ini. "

Terkait dengan kekerasan yang tak wajar, yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan Arthur Fleck ataupun lebih akrab dengan sapaan Joker, Lopez mengatakan hal itu sebenarnya tidak ada hubungannya dengan penyakit ini namun banyak yang menduga bahwa kekerasan tersebut disebabkan oleh penyakit yang sama.

Penyakit Yang Menyebabkan Ketidakbahagiaan Emosi

Pada sisi lain, ahli syaraf menjelaskan bahwa epilepsi gelastik bukanlah satu-satu nya keadaan yang dapat menyebabkan seseorang tertawa tanpa kendali. Terdapat juga pseudobulbar affect yang dikenal sebagai ketidakbahagiaan emosi yang secara tiba-tiba bisa menyebabkan sesorang tertawa atau menangis tanpa alasan yang jelas.

"Istilahnya ketidakbahagiaan emosi mengacu kepada ekspresi emosi seseorang yang tidak dapat terkendali dan tidak bisa jika dkaitkan dengan hal-hal yang berhubungan dengan konteks sosial atau kemungkinan tidak sejalan dengan perasaan orang tersebut sehingga ketidakbahagiaan emosi bisa timbul kapan saja.

Menampilkan lebih banyak

Artikel terkait

Back to top button
Close