Demam bisa menjadi “teman” anak; suhu tinggi bisa membantu anak-anak menjadi lebih baik. Karenanya, para ahli kesehatan menyatankan untuk jangan buru-buru memberi turun panas pada anak hanya karena suhu tubuhnya naik.

Menurut Hannah Chow-Johnson, asisten profesor di Loyola University Chicago Stritch School of Medicine demam tinggi secara tak langsung “memaksa” seorang anak untuk memperlambat aktivitasnya, istirahat, dan tidur, hal yang penting dalam memulihkan kesehatannya.

“Demam benar-benar dapat membantu anak Anda pulih lebih cepat, terutama jika ia sedang berjuang melawan penyakit akibat virus,” katanya. “Saya sering berharap termometer memiliki pengukur yang membaca ‘demam’ atau ‘tidak demam’.”

Sebelumnya, para peneliti di Great Ormond Street Hospital menyatakan mengatasi demam dengan obat dapat memperlambat waktu pemulihan. Pasalnya, tubuh membutuhkan suhu yang tinggi untuk dapat membantu membunuh bakteri yang menyebabkan penyakit.

Demam didefinisikan sebagai suhu di atas 37,5 derajat Celcius dan dapat menjadi tanda sesuatu yang serius. Orangtua disarankan untuk mencari bantuan medis jika suhu mencapai 40 derajat Celcius.

Menurutnya, demam kebanyakan disebabkan oleh infeksi virus, dan akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.Yang perlu dilakukan orang tua adalah meastikan anaknya terhidrasi dengan benar, untuk menghindari dehidrasi.

Untuk mendinginkan demam yang terlalu tinggi Chow Johnson menyarankan mmengonsumsi banyak air minum dan kompres. “Tubuh anak Anda mengendalikan suhu dan itu akan berfluktuasi tidak peduli apa yang Anda lakukan,” katanya. Mandi dengan air hangat juga membantu pada beberapa anak.

Ia menyarankan untuk tidak membangunkan anak dari tidur nyenyak hanya untuk memberikan obat demam. “Tidur lebih penting dari obat turun panas yang akan Anda berikan,” katanya. Pemberian obat, menurutnya, dilakukan hanya jika anak Anda merasa tidak nyaman, tidak semata-mata untuk mengurangi suhu badannya yang tinggi.

Kapan perlu mencari bantuan medis? Ia menyarankannya saat anak Anda mengalami demam seperti: berusia di bawah delapan minggu, demamnya di atas 38 derajat Celcius, dan sedang menjalani kemoterapi atau memiliki sistem kekebalan tubuh yang rentan. Atau, jika tidak ada sumber yang jelas untuk demamnya (tidak ada batuk, pilek, atau sakit diketahui) dan demam telah berlangsung selama dua sampai tiga hari.

Jika demam berlangsung selama lebih dari lima hari, segera temui dokter, bahkan jika anak Anda terlihat membaik.

<bandar qq