Berhubungan seks dengan gaya yang itu-itu saja tentu akan sangat membosankan. Tentunya Anda akan penasaran untuk mencoba beberapa gaya baru yang dinilai asik dan menarik untuk dilakukan.

Meskipun berhubungan seks dengan pasangan sendiri, namun Anda juga wajib untuk menjaga kesehatan diri. Jangan sampai, hanya demi kepuasan sesaat Anda rela melakukan hubungan seksual yang mengganggu kesehatan.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ada sebuah virus herpes oral dan genital yang berhubungan dengan seks. Para peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Washington telah mengatakan bahwa ada virus HSV-1 dan HSV-2.

Mereka bercampur dan menjadi satu membentuk versi baru herpes. HSV-1 biasanya dikaitkan dengan legiun oral. Sementara HSV-2 biasanya menyebabkan lesi genital. Hal ini dikemukakan oleh dr. Amanda Casto selalu pemimpin penelitian ini.

“Implikasi utama adalah HSV-1 dan HSV-2 terus bergabung kembali. Ini bisa memiliki implikasi penting untuk pengembangan vaksin HSV, karena itu berarti vaksin HSV-2 yang hidup dapat bergabung kembali dengan strain HSV-1 yang beredar, sehingga membentuk virus infeksi,” tutur Amanda, sebagaimana dilansir Mirror, Sabtu (4/5/2019).

Tak hanya Amanda, dr Alex Greninger selaku rekan penelitian ini pun menggambarkan bahwa virus herpes ini dapat menular melalui hubungan seks. Baik HSV-1 dan HSV-2 menyebabkan infeksi seumur hidup yang tak tersembuhkan.

Tentunya penyakit sangat mematikan, pasalnya beberapa orang yang terjangkit virus ini tidak menunjukkan gejala apapun. Sementara beberapa penyakit lainnya akan menciptakan legiun yang sangat menyakitkan pada mulut atau kelamin mereka.

Meski cukup mengerikan, namun banyak sekali orang yang mengalami penyakit tersebut. Oleh sebab itu para dokter pun berusaha semaksimal mungkin untuk memerangi penyakit ini.

“Herpes adalah salah satu penyakit yang paling terstigmatisasi di luar sana, namun itu mempengaruhi miliaran orang. Kami benar-benar membutuhkan lebih banyak pekerjaan untuk memerangi virus ini,” tutur dr. Alex Greninger.