yandex
Bacaan UmumTips - Tips

Gejala Asma yang Sebaiknya Anda Tahu

Asma merupakan suatu kondisi di mana saluran pernapasan seseorang menjadi meradang, menyempit dan membengkak dan menghasilkan lendir yang berlebihan, sehingga penderita akan mengalami kesulitan bernapas.  Asma merupakan penyakit tidak bisa disembuhkan, akan tetapi gejalanya dapat dikendalikan. Anda dapat menghindari hal-hal yang menjadi pemicu asma Anda kambuh.
#agenbola #agensbobet #agenpoker #agencasino bandar qq
Yuk Kita Kenali berbagai gejala asma
Saat asma anda kambuh, terjadi peradangan yang membuat otot-otot di sekeliling saluran napas ikut membengkak dan  mempersempit terowongan jalur napas. Akibatnya, Anda sering merasa sesak, kesulitan bernapas atau ngos-ngosan. Anda akan merasa dada anda sering sakit sesak seperti ada yang mengikat tali erat-erat di sekeliling dada. Gejala asma yang mudah dikenali yaitu napas  berbunyi “ngik-ngik” dan batuk-batuk.
Pada kasus yang parah, gejala asma bisa meliputi:

  • Susah berbicara, makan, dan tidur karena sesak napas.
  • Beberapa anggota badan terlihat membiru, seperti  bibir dan ujung jari-jari kaki serta tangan
  • Badan menjadi lemas dan lesu.
  • Kepala terasa pusing dan tak kunjung hilang
  • Jantung berdebar-debar
  • Gejala khas asma semakin parah dan sering.
  • Inhaler tidak mampu meredakan gejala yang ada.

Jika beberapa gejala asma seperti yang sudah disebutkan di atas ada pada diri anda, segera dapatkan pertolongan dan  penanganan medis lebih lanjut.

Bagaimana cara mengobati penyakit asma?
Asma merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Namun, anda dapat mengendalikan dan mencegahnya kambuh dengan penggunaan obat hingga perubahan gaya hidup.
Menggunakan inhaler untuk mengobati asma dengan cara dihirup merupakan cara yang efektif karena obat dapat diberikan  langsung ke saluran pernapasan Anda. Setiap inhaler bekerja dengan cara yang berbeda-beda untuk itu tanyakan dengan detail pada dokter Anda bagaimana penggunaan inhaler tersebut. Pahami apa yang disampaikan oleh dokter karena hal tersebut merupakan bagian dari salah satu cara penanganan asma yang baik.
Secara umum asma dapat diobati dengan dua jenis obat-obatan, yaitu:

  • Pengobatan jangka panjang

Obat-obatan jangka panjang merupakan cara yang paling efektif mengurangi peradangan saluran napas, dan membantu mencegah kekambuhan gejala. Obat-obatan ini termasuk kortikosteroid inhalasi, Cromolyn, Omalizumab (anti-IgE).  Gunakan pil kortikosteroid atau cair untuk jangka pendek jika anda memiliki asma yang parah agar asma Anda tetap terkontrol.

  • Obat pereda instan

Inhalasi short-acting beta2-agonis (albuterol, pirbuterol, levalbuterol atau bitolterol) merupakan pilihan pertama

Menampilkan lebih banyak

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button