Tottenham Hotspur secara mengejutkan berhasil lolos ke final Liga Champions musim ini, setelah mendepak Ajax Amsterdam. The Lilywhites lolos ke partai puncak berkat keunggulan agresivitas gol tandang.

Bertandang ke markas Ajax di Johan Cruyff Arena pada laga leg kedua semifinal Liga Champions, Rabu (8/5/2019) malam waktu setempat, The Lilywhites mengusung misi yang cukup berat.

Pasalnya, Spurs takluk 0-1 dari Ajax pada pertemuan pertama di Tottenham Hotspur Stadium, 30 April 2019. Alhasil, mereka wajib menang dengan selisih dua gol atau mencetak gol tandang jika ingin mengamankan tiket ke partai puncak Liga Champions.

Akan tetapi, Tottenham Hotspur justru kebobolan dua gol pada paruh pertama. Dua pemain Ajax, Matthijs de Ligt (5′) dan Hakim Ziyech (35′), bergantian menjaringkan bola ke dalam gawang Tottenham.

Namun pada babak kedua, The Lilywhites langsung tancap gas. Sepasang gol Lucas Moura pada menit ke-55 dan 59′ berhasil membawa Tottenham menyamakan kedudukan.

Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Moura tampil sebagai pahlawan. Bola hasil sepakan mendatar pemain asal Brasil pada menit ke-90+6 membawa Spurs menang 3-2 atas Ajax.

Hasil itu pun membuat klub asuhan Mouricio Pochettino tersebut lolos ke final Liga Champions dengan agresivitas gol tandang. Pada partai puncak di Wanda Metropolitano, 1 Juni 2019, Tottenham Hotspur akan bersua Liverpool yang sukses mendepak Barcelona.

Data dan Fakta

1. Final Liga Champions 2019 akan menjadi final ketiga dalam sejarah turnamen Eropa yang mempertemukan dua klub Inggris. Sebelumnya adalah final Piala UEFA 1972 (Tottenham Hotspus Vs Wolverhampton Wanderers), dan final Liga Champions 2008 (Manchester United Vs Chelsea).

2. Tottenham adalah klub kedua dalam sejarah Liga Champions yang kalah pada leg pertama semifinal di kandang, dan berhasil lolos ke final. Klub lain yang mampu menorehkan hal serupa adalah Ajax pada musim 1995-1996 saat bersua Panathinaikos.

3. Bek Ajax, Matthijs de Ligt, menjadi pemain muda keempat yang mencetak gol pada semifinal Liga Champions, setelah Nordin Wooter (1996, Ajax), Obafemi Martins (2003, Inter Milan), dan Kylian Mbappe (2017, AS Monaco).

4. Tottenham Hotspur akan menjadi klub Inggris kedelapan yang tampil di final Piala/Liga Champions, setelah Arsenal, Aston Villa, Chelsea, Leeds United, Liverpool, Manchester United, dan Nottingham Forest. Inggris menjadi negara yang paling sering menempatkan wakilnya di final Piala/Liga Champions.

5. Tottenham adalah klub pertama yang tertinggal dua gol untuk menang dalam pertandingan semifinal Liga Champions, sejak Manchester United pada 1999 melawan Juventus.

6. Lucas Moura menjadi pemain kelima yang mencetak hattrick pada semifinal Liga Champions, setelah Alessandro Del Piero, Ivica Olic, Robert Lewandowski, dan Cristiano Ronaldo.

7. Tottenham menjadi klub ke-40 yang bermain di final Piala/Liga Champions. Final musim ini juga untuk keenam kalinya mempertemukan negara yang sama.