Ampulex dementoradalah spesies tawon yang endemik di negara Thailand, tepatnya di sekitar sungai Mekong. Tawon berwarna merah dan hitam ini merupakan pemburu kecoa untuk dimangsa sendiri dan diberikan ke larvanya.

Kingdom : Animalia
Filum : Euarthropoda
Kelas : Insecta
Ordo : Hymenoptera
Famili : Ampulicidae
Genus : Ampulex
Spesies : Ampulex dementor

Nama Ampulex dementor dipilih oleh para pengunjung Museum für Naturkunde di Berlin, Jerman, dalam rangka mengenalkan publik engenai pembuatan nama taksonomi dan biodiversitas hayati. Nama ‘dementor’ diambil dari Dementor si penghisap jiwa di seri Harry Potter.

Tawon ini memiliki pengaruh yang unik terhadap kecoa. Setiap tawon ini menyengat kecoa, dia melepas toksin ke sistem sarag korbannya. Toksin tersebut kemudian menghambat reseptor oktofamin kecoa, sehingga kecoa itu tetap hidup, namun tidak dapat mengontrol gerakannya alias jadi zombi. Kecoa itu kemudian berjalan sempoyongan menuju sarang Ampulex dementor, layaknya pergerakannya dikontrol oleh si tawon, lalu kecoa ini dimangsa ketika sampai di sarang tawon. Hal inilah yang membuat serangga ini disebut dementor si penghisap jiwa karena korban sengatannya seolah-olah kehilangan nyawanya. Sampai saat ini belum diketahui secara jelas mengapa kecoa tersebut mau secara ‘sukarela’ mendatangi sarang si tawon memberikan tubuhnya.

Ampulex dementor lalu menanamkan telurnya pada tubuh kecoa yang sudah lemas di sarangnya. Tubuh kecoa tersebut dimanfaatkan sebagai inkubasi telur tawon hingga menetas. Setelah menetas, larva tawon akan memangsa tubuh kecoa tersebut dari dalam. Larva memangsa kecoa mulai dari bagian yang tidak vital sehingga kecoa tersebut tidak cepat mati, seolah mereka ingin menjaga makanan sesegar mungkin. Setelah beberapa minggu, larva yang telah matang keluar dari tubuh kecoa yang sudah mati untuk memulai siklus berikutnya.

bandar qq