Beda penulis beda cara untuk mendapatkan ide. Beda juga cara mereka menyelesaikan masalah ketika menghadapi apa yang sering disebut dengan writer’s block. Beda juga bagaimana mereka akan memberikan tips dan trik dalam menulis. Bagaimana dengan JK Rowling? Kira-kira tips apa yang akan dia berikan untuk orang-orang yang bertanya tentang tips menulis kepada sang kreator Harry Potter itu?
#agenbola #agensbobet #agenpoker #agencasino bandar qq

JK Rowling sering menjawab pertanyaan-pertanyaan dari penggemar lewat Twitter. Tidak hanya tentang karya-karyanya, tetapi juga soal menulis secara umum. Namun memang ada pertanyaan-pertanyaan yang terlalu panjang untuk dijawab di Twitter, sehingga Rowling merangkum pertanyaan dan jawabannya dalam sebuah kolom di situs resminya www.jkrowling.com. Di situlah Rowling menjabarkan pendapatnya tentang lima hal yang harus dilakukan oleh seorang penulis khususnya mereka yang bercita-cita untuk menerbitkan buku.

“Aku harus bilang bahwa aku tipe orang yang tidak suka dengan daftar ‘apa yang harus dilakukan’ entah dalam hidup ataupun dalam hal menulis. Ada sesuatu yang mencoba memberontak dalam diriku ketika ada yang bilang aku harus melakukan sesuatu sebelum aku menginjak usia 50 tahun, atau aku harus beli koleksi musim ini, atau aku harus menulis untuk menjadi orang yang sukses,” tulis Rowling.

Dia juga mengaku kalau sebenarnya dia nggak benar-benar punya peraturan dalam menulis yang bisa memberi garansi kesuksesan buat seseorang. “Kalaupun aku punya, aku pasti akan membagikannya,” kata penulis asal Inggris tersebut. Namun berkaca dari pengalaman dan apa yang terjadi kepadanya, Rowling mengaku bahwa kesuksesannya saat ini berawal dari usahanya untuk mengambil arah di jalan yang kebanyakan tidak dilakukan oleh penulis lain atau jalan yang buntu menurut penulis lain. Saat dia menulis Harry Potter and the Philosopher Stone di tahun 90-an, dia melakukan apa yang tidak dilakukan oleh penulis lain:

1. Menghidupkan sosok protagonis laki-laki yang pada saat itu tidak dianggap keren,
2. Menulis soal sekolah asrama yang dianggap kutukan oleh penulis lain,
3. Menulis lebih dari 45 ribu kata untuk buku anak-anak karena saat itu orang-orang percaya bahwa buku anak-anak seharusnya tidak lebih dari 45 ribu kata.

Itulah kenapa JK Rowling tidak menganut “do(s) and don’t(s)” dalam menulis. Tetapi ada 5 hal yang paling penting menurut Rowling yang harus dilakukan dan dimiliki oleh semua penulis yang ingin sukses. Atau paling tidak 5 hal ini adalah hal-hal yang tidak boleh berhenti dilakukan oleh penulis

 

Membaca

Memang terdengar sangat basic tapi itulah kenyataannya. Rowling menulis di situs pribadinya bahwa membaca sangat penting terutama untuk penulis-penulis muda. “Kamu tidak akan bisa jadi penulis yang baik tanpa menjadi seorang pembaca yang setia,” katanya. Rowling melanjutkan, dengan membaca kita akan jadi lebih tahu dan lebih mudah menganalisa apa yang membuat sebuah buku jadi bagus. Kita juga akan lebih mudah mengerti apa yang bisa dilakukan dan apa yang tidak bisa dilakukan dalam sebuah cerita. Dengan membaca kita tahu cerita seperti apa yang kita nikmati dan kenapa kita menikmatinya.

“Setelah beberapa waktu (membaca), kamu akan menemukan suara khasmu,” lanjutnya.

 

Disiplin

Tentu saja ini adalah salah satu hal yang paling dibutuhkan dan harus dilakukan oleh semua penulis. Tanpa kedisiplinan, seorang penulis pastinya nggak akan bisa mencapai target-target yang sudah dia buat misalnya. Rowling menggarisbawahi soal disiplin ini dengan menulis di situs resminya “Kadang-kadang kamu harus tetap menulis bahkan ketika pikiranmu sedang tidak bisa bekerja sama.”

Gue jadi ingat salah satu poin yang juga dibahas oleh Fira Basuki dalam sebuah event di Banyuwangi soal disiplin. Ada penulis yang menentukan sendiri waktu yang paling efektif buat mereka dalam menulis. Dan dalam menumbuhkan kedisiplinan ini, kita harus selalu berusaha menulis di satu waktu yang sama setiap harinya untuk membuat diri kita terbiasa.

 

Tangguh dan rendah hati

Menjadi sosok yang tangguh dan rendah hati dalam menulis harus berjalan beriringan. Karena penolakan dan kritik adalah bagian dari hidup seorang penulis. Feedback yang dibeirkan buat kita adalah sesuatu yang berguna dan penting. Rowling juga menegaskan supaya kita selalu ingat bahwa banyak penulis hebat di luar sana juga pernah menerima penolakan.

“Mampu untuk bangkit dan tetap bersemangat untuk menulis adalah hal yang paling penting kalau kamu ingin tetap bertahan dalam pekerjaan yang mendapat penilaian publik,” tulisnya.

Rowling juga bilang kalau kritik paling pedas yang akan kita terima sebenarnya berasal dari kepala kita sendiri.

“Belakangan ini aku biasanya menenangkan pikiranku dari kritik-kritik seperti itu dengan makan biskuit dan mengistirahatkan pikiranku, walaupun di awal-awal aku menulis aku butuh waktu sekitar seminggu sebelum aku membuatnya membaca ulang lagi apa yang sedang dia kerjakan,” katanya. Jeda yang cukup lama untuk menenangkan pikiran itulah yang menurut Rowling membuat ada jarak yang terlampau jauh antara munculnya ide untuk buku pertamanya, Harry Potter and the Philosopher Stone, dengan tahun penerbitannya. Dalam kurun waktu tersebut dia terus-terusan merasa bahwa apa yang ditulisnya tidak lebih dari sampah.

 

Keberanian

Takut gagal adalah alasan paling sedih di dunia untuk tidak melakukan apa yang seharusnya kamu lakukan.” tulis Rowling. Faktanya, Rowling menemukan keberanian untuk mengirimkan naskahnya ke penerbit ketika dia benar-benar merasa dalam kondisi kegagalan yang teramat sangat.

“Hanya saja pada saat itu aku memutuskan bahwa aku akan mencoba satu hal ini yang selalu kupikir bisa kulakukan, dan kalau tidak berjalan dengan baik, yah, aku sudah menghadapi yang terburuk dan toh aku selamat. Pada akhirnya, kamu pasti ingin jadi orang yang benar-benar menyelesaikan proyek yang sudah kamu impikan, ketimbang jadi orang yang hanya bicara tentang ‘selalu ingin mewujudkannya’, kan?” katanya.

 

Kebebasan

Dalam menulis, menurut Rowling, kita harus selalu berusaha berkembang tanpa ada batasan, belajar sebanyak mungkin hal yang kita bisa dan yang tidak kalah penting adalah kita harus menerima bahwa sebuah karya seni yang sempurna sama langkanya dengan manusia yang sempurna. Artinya, sebuah karya yang sempurna pun pasti selalu ada yang akan menemukan kesalahannya atau akan ada yang tidak suka.

Dalam poin tentang kebebasan ini, Rowling menulis bahwa kita tidak perlu merasa tertekan dengan peraturan-peraturan atau tips yang sudah diberikannya di atas. Saat ini ada banyak situs yang menawarkan tips menulis, ada banyak buku yang membahas soal itu juga. Tetapi semuanya pasti berbeda. Jadi kita tetap punya kebebasan untuk mengikuti yang mana yang menurut kita paling pas. Yang penting kita harus tetap berusaha untuk berkembang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here