Depresi dapat membuat orang untuk melakukan apapun agar dirinya merasa tenang dan lebih baik. Namun kadang bila depresinya sudah sangat parah, merka bisa mencoba untuk melakukan bunuh diri. Di luar negri, bunuh diri menggunakan senjata api banyak ditemui. Sama halnya seperti orang-orang ini yang pernah mencoba bunuh diri dengan menembakkan senjata api ke kepalanya, namun usahanya sia-sia dan malah merusak wajahnya
#agenbola #agensbobet #agenpoker #agencasino bandar qq

 

Cameroon Underwood

Cameroon Underwood, adalah pria yang pernah mencoba bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri. Saat itu dirinya sedang menderita depresi yang sangat berat dan berada dibawah alkohol. Tembakan itu membuat dirnya harus kehilangan organ tubuh dikepalanya kecuali gigi dan bagian bawah wajahnya. Sehingga dia perlu menggunakan tabung agar bisa tetap makan. Dua tahun kemudian dirinya mendapat sumbangan untuk bagian wajahnya yang rusak dari seseorang. Kini, Cameroon telah menjadi seorang motivator yang menceritakan tentang pengalamannya.

 

Oleg Shegeda

Pada bulan Januari 2018 lalu, ada insiden pembunuhan yang terjadi di sebuah apartemen. Ketika polisi tiba, ditemukan seorang wanita bernama Svetlana Shedega telah meninggal dengan beberapa luka tembakan di kepalanya. Sedangkan Oleg Shedega ditemukan sekarat akibat tembakan di kepalanya. Saat polisi tiba, pistol tersebut berada di tangan Oleg Shadega. Akhirnya polisi membawa Oleg ke rumah sakit agar dirinya masih bisa diselamatkan. Setelah Oleg sembuh, dirinya di tahan karena kasus pembunuhan terhadap istrinya sendiri, Svetlana Shedega. Padahal keduanya sudah tinggal di apartemen itu bersama selama 20 tahun.

 

Daniel Von Bargen

Pria yang pernah bermain film Super Troopers ini pernah mencoba untuk bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri. Hal ini dilakukannya karena dirinya tidak kuat dengan penyakit diabetes yang dideritanya. Diabetes yang dideritanya sudah sangat tinggi sehinggi perlu beberapa anggota tubuh yang harus diamputasi. Yang hebat dari Daniel Von Bargen ini adalah dia masih mampu menghubungi 911 setelah dia menembak kepalanya sendiri. Bahkan dia masih sempat berbicara beberapa menit di telepon. Walau dirinya berhasil selamat, namun kini dirinya telah meninggal karena komplikasi yang timbul dari penyakit diabetesnya.

 

David Parnell

Pada tahun 2003, saat dirinya masih menjadi pecandu narkoba, istrinya memutuskan untuk meninggalkannya karena sudah tidak tahan dengan sikap David. Hal tersebut membuat dirinya sangat terpukul dan memutuskan untuk mengakhiri hidupnya menggunakan senapan SKS. Dirinya menembakkan senjatanya itu dari bawah dagunya dengan harapan peluru senapannya menembus otaknya dan membuatnya mati. Namun ternyata dugaannya salah, peluru itu malah berhenti pada bagian kedua matanya. Hal tersebut membuat tulang tengkoraknya hancur dan membuat separuh wajahnya terbelah. Amy yang masih berada di dekatnya hanya bisa menahan wajahnya agar tidak terbelah semakin parah dan sambil menghubungi rumah sakit. Setelah sembuh dari lukanya itu, kini David berhenti menggunakan narkoba dan mulai membuka lembaran baru. Dirinya kini menjadi seorang motivator yang menceritakan dirinya bagaimana bahayanya obat-obatan dan alkohol.

 

Katie Stubblefield

Kisahnya sama seperti Cameroon Anderwood. Namun Katie bukan melakukannya karena dibawah pengaruh alkohol, melainkan karena dirinya sedih akibat diputus oleh pacarnya. Hal tersebut membuatnya untuk bunuh diri dengan menembak kepalanya. Namun usahanya untuk bunuh diri sia-sia, seluruh wajahnya malah rusak parah. Hal ini membuat dirinya harus menunggu tranplantasi wajah dari pendonor. Dan dirinya kini telah menerima tranplantasi wajah dan dioperasi oleh dokter yang sama yang mengoprasi Cameroon. Kini Katie harus menyesal karena telah kehilangan wajah cantiknya. 

 

Itulah 5 kisah tentang orang-orang yang mencoba bunuh diri dengan menembakkan senjata ke kepalanya. Semoga agan sista disini tidak ada pikiran untuk melakukan bunuh diri seperti mereka. Terimakasih.