Memutuskan hubungan dalam jalinan percintaan dapat dilakukan oleh siapapun, entah oleh pihak pria atau oleh pihak wanita. Namun dalam praktek realitanya, hal tersebut memutuskan hubungan memang lebih sering dilakukan oleh pihak pria daripada pihak wanita. Sedemikian sehingga banyak dikatakan bahwa pria memiliki kendali yang lebih vital dalam setiap jalinan asmara antara pria dan wanita. Padahal sebenarnya tidaknya sesederhana itu, baik pria ataupun wanita memiliki kendali yang berimbang dalam menjalin hubungan asmara karena hal tersebut akan terkait dengan perasaannya masing-masing terhadap pasangannya.

Memutuskan hubungan yang memang biasanya lebih didominasi oleh para pria tentunya juga bukan semerta-merta langsung memutuskan hubungan begitu saja, tetapi memang punya dasar atau alasan tersendiri yang dijadikan pegangan untuk memutuskan hubungan asrama dengan pasangan wanitanya. Meskipun terkadang ada alasan penyebab putus cinta yang memang hanya mengkategorikan keegoisan sang pria saja, tetapi juga tidak sedikit alasan yang telah benar-benar dipikirkan oleh para pria kenapa ia berani memutuskan wanitanya.

Berikut beberapa penyebab pria memutuskan wanita dalam hubungan asmara yang mereka jalin bersama-sama, entah sudah berlangsung lama maupun hanya berlangsung dalam waktu yang cukup singkat, antara lain:

1. High Class
Bukan sesuatu yang salah apabila seorang wanita, terutama mereka yang memang terakui kecantikannya di kalangan para pria, menjaga penampilannya agar selalu tampak cantik dan menawan. Sedemikian sehingga ia (wanita) memiliki kebiasaan untuk berbelanja barang-barang yang diinginkannya atau mengincar barang-barang terbaru, seperti pakaian, kosmetik, dan barang lainnya, yang dianggap mampu untuk menjaga kecantikan dan penampilannya.
Namun celakanya, banyak wanita demikian yang jutru mengandalkan pacarnya untuk memenuhi semuanya dengan alasan mereka sedang berpacaran. Tentu para pria pasti akan menolak apabila terus-terusan diperlakukan demikian, meskipun pria tersebut termasuk orang yang berada atau kaya. Pria memang menyukai wanita yang cantik dan menawan penampilannya, tetapi dengan catatan tidak terlalu berlebihan seperti itu. Apalagi status yang dijalinnya masih sebatas berpacaran. Kebiasaan high class inilah yang dapat mendorong pria memutuskan hubungan dengan pasangan wanitanya.

2. Hanya Mengincar Kekayaan
Kebanyakan pria bukan hanya tidak suka kepada wanita yang high class saja, tetapi juga kepada wanita yang hanya mengincar kekayaan yang dimilikinya. Istilahnya dikenal dengan sebutan material girl. Seorang pria pasti akan memutus pasangan wanitanya apabila dia tahu bahwa pasangan wanitanya hanya mengincar kekayaan yang dimilikinya. Dalam artian, sang wanita menjalin hubungan dengannya semata-mata hanya karena kekayaan yang dimilikinya, bukan karena perasaan suka, jatuh cinta maupun jatuh hati terhadapnya.

3. Mudah Marah
Mudah marah atau suka ngomel merupakan salah satu yang tidak disuka seorang pria terhadap pasangan wanita. Bahkan hal tersebut justru dapat menjadi alasan sang pria memutuskan hubungan dengan pasangan wanitanya. Bayangkan saja, pria mana yang tahan apabila memiliki pacar mudah marah atau sering ngomel, terlebih kemarahan dan omelan tersebut diarahkan kepadanya selaku pasangan prianya. Tentu saja sang pria tidak akan tahan menjalin hubungan dengan wanita yang demikian.
Begitu pula bagi wanita, bukan? Wanita juga tidak tahan menjalin hubungan dengan pria yang mudah marah atau sering ngomel, terlebih kemarahan dan omelan tersebut diarahkan kepadanya selaku pasangan wanitanya. Jadi, mudah marah atau suka ngomel juga merupakan alasan yang dapat menjadi penyebab seorang pria memutuskan hubungan dengan pasangan wanitanya.

4. Workaholic
Pada zaman yang modern dan memang menjunjung tinggi emansipasi wanita, banyak sekali wanita yang memang ingin menjadi wanita karir dengan berbagai macam pekerjaan yang digelutinya. Sedemikian sehingga tidak heran apabila wanita juga tidak kalah sibuk daripada pria dan justru menjadi seseorang yang workaholic. Namun mestinya Anda (wanita) harus mampu membagi waktu dan meluangkan waktu bagi pasangan pria Anda apabila sedang menjalin hubungan.
Karena seorang pria juga merasa kurang nyaman apabila pasangan wanitanya terlalu sibuk dengan pekerjaannya sehingga sedikit memiliki waktu yang senggang untuk dihabiskan berdua dengan pasangan. Bukan hanya wanita yang perlu perhatian, tetapi pria juga memerlukan perhatian dari pasangan wanitanya. Oleh karena itu, wanita yang terlalu workaholic biasanya memiliki resiko lebih tinggi untuk diputus oleh pasangan prianya dalam sebuah jalinan asmara.

5. Terlalu Posesif
Seorang pria juga tidak terlalu suka kepada wanita yang memiliki sikap terlalu posesif maupun terlalu mengatur terhadapnya sehingga terkesan mengekang dan membatasi kebebasannya selaku pasangan prianya. Karena dengan begitu, pria akan berpikir bahwa dirinya dianggap seperti anak kecil yang selalu perlu diatur atau dikontrol dalam menjalankan kehidupannya.
Sedemikian sehingga alasan lain yang dapat menjadi penyebab seorang pria memutuskan pasangan wanitanya dalam jalinan asmara ialah karena wanitanya terlalu bersikap posesif dan terlalu mengatur-atur kehidupan yang harusnya dijalaninya dan menjadi penyebab hubungan renggang dengan pacar dan bisa menjadi penyebab pria memutuskan wanita.

6. Kurang Menghargai Pasangan
Emansipasi wanita di zaman yang modern ini terkadang salah diartikan oleh para wanita dan dijadikan sebuah alasan untuk tidak menghargai pria sebagaimana mestinya. Padahal meskipun memiliki derajat yang sama, baik wanita dan pria harus tetap menghargai satu sama lainnya. Apalagi bagi wanita dan pria yang memang menjalin hubungan khusus, seperti pacaran atau sepasang kekasih.
Bukan hanya perempuan yang bisa memutuskan hubungan dengan pasangan prianya karena pria tersebut memiliki reputasi hubungan yang tidak baik, di mana istilahnya dikenal dengan sebutan playboy. Namun pria juga demikian, salah satu alasan yang dapat menjadi penyebab pria memutus pasangan wanitanya ialah karena wanita tersebut diketahui memiliki reputasi hubungan yang tidak baik, di mana istilahnya dikenal dengan sebutan playgirl.

8. Terlalu Ikut Campur Dalam Kehidupan Pribadi
Dalam menjalin hubungan asmara dengan pasangan, baik pria maupun wanita, pasti disarankan untuk bersikap terbuka kepada pasangan terkait kehidupan pribadinya supaya dapat lebih mengenal lebih jauh. Tetapi satu hal yang perlu diingat dalam hal ini ialah batasan-batasan yang pastinya ada. Dalam artian, adanya kehidupan pribadi yang memang belum saatnya dicampuri meskipun sudah menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih atau berpacaran.
Oleh karena itu, baik pria atau wanita, harus menyadari hal ini karena seorang pacar atau kekasih tetap belum mempunyai lisensi 100% untuk ikut campur terhadap semua kehidupan pribadi pasangannya. Sedemikian sehingga tidak heran apabila ada pria yang memutus pasangan wanitanya karena sang wanita terlalu ikut campur dalam kehidupan pribadinya meskipun mereka adalah sepasang kekasih. Bahkan dapat dipastikan bahwa wanita juga tidak senang apabila pasangan prianya terlalu ikut campur dalam kehidupan pribadinya meskipun mereka adalah sepasang kekasih.

9. Bosan
Bosan memang bukan alasan atau penyebab yang cukup masuk akal bagi pria ataupun wanita untuk memutuskan hubungan dengan pasangannya, tetapi hal ini terkadang memang sering terjadi di kalangan kaula muda yang menjalin hubungan asmara.
Perasaan bosan kadang juga menjadi penyebab seorang pria memutus pasangan wanitanya, entah bosan karena sikapnya, bosan karena sifatnya maupun bosan karena memang kondisi pacarannya yang berjalan datar-datar saja dengan sedikitnya nuansa romantis yang dihadirkan selama berpacaran tapi sebaiknya jangan segera di akhiri, anda bisa saja melakukan segala aktivitas yang dilakukan ketika bosan yang tidak akan mengganggu hubungan anda juga.

10. Menemukan Wanita Lain
Alasan atau penyebab yang satu ini memang terlihat keterlaluan, tetapi hal ini justru juga sering terjadi dalam realitanya. Dengan kata lain, sang pria telah melakukan selingkuh dengan wanita lain.
Sehingga untuk menghilangkan predikat selingkuh tersebut sang pria akhirnya memutus hubungan dengan pasangan wanitanya yang sebelumnya dan menjalin hubungan baru dengan wanita lain tersebut. Alasan ini memang bisa dikatakan sebagai penyebab paling kejam yang dilakukan oleh pria dalam memutus pasangan wanitanya.

11. Terlalu Mendesak Untuk Segera Menikah
Pacaran merupakan sebuah fase yang memang banyak dijalani oleh pria dan wanita sebelum melangkah ke jenjang yang lebih serius, yaitu pernikahan dan melakukan persiapan pernikahan. Walaupun ada juga sebenarnya pasangan yang mencapai jenjang pernikahan tanpa harus berpacaran terlebih dahulu. Tetapi pada zaman modern sekarang ini, fase pacaran memang menjadi sarana utama para pemuda untuk menemukan pasangan hidupnya. Fase pacaran inipun ada yang berjalan lama da nada pula yang berjalan sebentar sebelumnya akhirnya mencapai jenjang pernikahan. Bahkan ada pula fase yang harus rela putus di tengah jalan sehingga tidak mencapai jenjang pernikahan.
Namun perlu diketahui bahwa para pria tidak menyukai wanita yang terlalu mendesak untuk segera melakukan pernikahan ketika sedang atau masih dalam fase pacaran. Karena sebagian pria memang menganggap bahwa pernikahan itu butuh banyak sekali persiapan yang baginya tidak akan mudah untuk diwujudkan begitu saja. Oleh karena itu, tidak heran apabila ada seorang wanita yang diputus oleh pasangan prianya karena dia (wanita) terlalu mendesak untuk segera menikah.
Demikian beberapa alasan yang biasanya dapat menjadi penyebab pria memutuskan wanita dalam sebuah jalinan asmara, terutama hubungan asmara tersebut masih dalam fase pacaran.